Rabu, 10 Desember 2014

essay tentang hidupku



NAMA                  : Lulu Atun Nafisah
NIM                       : F1A014039
FAKULTAS           : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
PRODI                   : Sosiologi
KELOMPOK         : 19


“Hidupmu Dulu,Kini,dan Nanti”
   Hidup adalah anugerah, anugerah yang tak bernilai harganya. Kehidupan juga merupakan sebuah proses, sebuah kesempatan yang diberikan Tuhan kepada kita, agar kita tahu siapa diri kita, siapa tuhan kita, dan yang paling penting adalah apa tujuan kita diciptakan.
   Nama saya Lulu Atun Nafisah. Saya berada didunia ini karena kedua orang tua saya yang selalu dengan sabar merawat saya sejak kecil. Dulu saya tinggal di desa kelahiran ibu saya (Melayang). Disana saya merasa tenang, karena banyak orang-orang yang baik sama saya. Terutama sahabat kecil saya, Widia Nur Astuti namanya, dia biasa dipanggil Widi. Dulu kemanapun saya pergi pasti bareng dia. Bermain,makan,belajar, semua bareng dia. Tapi setelah saya pindah ke desa kelahiran bapak saya (Mergasana), saya menjadi jauh dengan dia. Bertemu dengan Widi merupakan mimpi setiap malam saya dan mimpi itu diwujudkan setiap saya berkunjung kerumah nenek.
   Sejak tahun 2009, Widi pindah ketempat bapaknya bekerja yaitu di Tanjung Pinang. Semakin jauh raga ini dengannya. Dia tidak pernah pulang, karena dia harus menyelesaikan sekolahnya disana. Dan mulai saat itu, saya hanya memikirkan persoalan pribadi saya, saya juga harus bisa sekolah seperti dia. Waktu di SMP saya pernah berfikir, bahwa saya tidak mungkin bisa melanjutkan ke SMA karena keuangan keluarga saya sedang menipis. Tapi saya tidak pernah menyerah, saya berusaha terus untuk mendapatkan beasiswa dari prestasi saya. Sebelum ujian sekolah, saya belajar dengan giat. Dan alhamdulillah hasilnya memuaskan. Ada hal yang membuat saya bersyukur dan seneng banget. Saya mendapatkan bea siswa dan bisa melanjutkan ke SMA. Sujud syukur saya sampaikan kepada Allah SWT.
   Sejak saya SMA, saya lalai dengan prestasi saya, saya hanya memikirkan kebahagiaan diri saya. Bagi saya yang penting hari ini happy. Selama itu saya tidak pernah peduli dengan orang tua. Dan karena kelalaian saya, akhirnya prestasi saya turun dan beasiswa itu dicabut. Dari itu saya tahu, bahwa saya salah dan telah mengecewakan orangtua saya. Kemudian saya bangun dari kegagalan itu, bangkit dari kelalaian saya. Menaikan prestasi itu tindakan awal yang saya lakukan, sampai akhirnya saya mendapatkan banyak teman untuk saling berbagi. Dan saya bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Disitulah saya belajar banyak hal terutama kemandirian.
   Hari ini saya hanya bisa berdoa dan berusaha, semoga Allah memberkahi jalan hidup saya dan melancarkan jalan saya untuk menuju kesuksesan. Dulu saya pernah bercita-cita menjadi polisi dan pramugari, tapi Allah berkehendak lain, sekarang saya berharap kedepanya saya bisa sukses dan membahagiakan kedua  orang tua saya. Dengan jurusan yang saya pilih sekarang, semoga menjadi jalan sukses saya. Saya bersyukur Allah masih sayang sama saya. Sekarang yang harus saya lakukan adalah mempertahankan prestasi ini dan membuktikan kepada orangtua saya. “bahwa Lulu bisa mah,pah”.
   Semoga ini semua bisa menjadi jembatan kesuksesan saya nantinya, bisa mendapatkan pekerjaan untuk mengubah dunia di perusahaan multinasional sekaligus mendapatkan gaji tinggi. Hidup jangan hanya di jalani, tapi berjalanlah dengan melihat keadaan, minimal kita akan melangkah lebih jauh, karena mimpi yang kita kejar memaksa kita untuk itu. Dan kesuksesan yang terbesar dalam kehidupan adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.

Senin, 08 Desember 2014

program kreativitas mahasiswa kewirausahaa




                                     



USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM

GELIS ASA (Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa)

BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHA A N

Diusulkan oleh:


NILAWATI                                       (F1B014003/2014)
PRAPTIKA DEWI UTAMI           (F1B014016/2014)    
LULU ATUN NAFISAH                 (F1A014039/2014)
TIKA NURJANAH                          (F1G014021/2014)
                       









UNIVERSITAS NEGERI JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2014

PENGESAHAN USULAN PKM-KEWIRAUSAHAAN

1. Judul Kegiatan : GELIS ASA (Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa)
2. Bidang Kegiatan : PKM-K
3. Pelaksana Kegiatan
1. a. Nama Lengkap    : Nilawati
    b. NIM                    : F1B014003
    c. Jurusan                : Administrasi Negara
    d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
    e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Sinduraja RT/RW 03/03 Kaligondang,                                           Kab. Purbalingga
   f. Alamat email        : wnilaa@yahoo.co.id
2. a. Nama Lengkap    : Lulu Atun Nafisah
    b. NIM                    : F1A014039
    c. Jurusan                : Sosiologi
    d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
    e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Mergasana RT 01 RW 01 Kec. Kertanegara                       Kab. Purbalingga / 085640728409
   f. Alamat email        : luluatunnafisah@yahoo.com
3. a. Nama Lengkap    : Praptika Dewi Utami
    b. NIM                    : F1B014016
    c. Jurusan                : Administrasi Negara
    d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
    e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Sidamulya RT 03 RW 03 Kec.Karangpucung Kab. Cilacap /087719388250
   f. Alamat email : praptikadewiutami@gmail.com
4. a. Nama Lengkap    : Tika Nurjanah
    b. NIM                     : F1G014021
    c. Jurusan                 : Sastra Indonesia
    d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Sudirman
    e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Karangmoncol rt 3 rw 9 kec.karangmoncol Kab.purbalingga
   f. Alamat email         : tikanurjanah386@yahoo.co.id

5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp ...............
b. Sumber lain (sebutkan . . . ) : Rp ...............
7. Jangka Waktu Pelaksanaan             :                                  bulan


Menyetujui
Wakil/Pembantu Dekan atau                                                       Pelaksana Kegiatan
Ketua Jurusan/Departemen/Program Studi/
Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa
(__________________________)                                     (_________________________)
NIP/NIK.                                                                                NIM.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan/                                  Dosen Pendamping
Direktur Politeknik/
Ketua Sekolah Tinggi,
(__________________________)                              (_________________________)
NIP/NIK.                                                                               NIP/NIK.








KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga penulis dapat menyelesaikan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) ini, tepat pada waktunya.
            Penulisan mengenai  “Gelis Asa“ atau Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa  ini bertujuan untuk mengetahui mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam mengolah suweg menjadi camilan yang bercita rasa dan bergizi tinggi.
Bantuan dari berbagai pihak telah membantu penulis untuk dapat menyelesaikan PKM ini.
            Pada kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.      Tuhan Yang Maha Esa
2.      Dr. Ir. H. Achamd Iqbal, M.Si selaku Rektor Unsoed
3.      Kedua orang tua penulis yang selalu memberikan doa dan semangat.
4.      Teman-teman yang selalu membantu penulis. Dan,
5.      Semua pihak yang telah memberikan semangat, masukan dan dukungan kepada penulis secara materiil dan non-materiil.
PKM ini di tulis guna di sajikan untuk mensukseskan Gerakan 1000 PKM yang di canangkan oleh Universitas Negeri Jenderal Soedirman. Tentunya ada hal-hal yang ingin penulis berikan kepada masyarakat dari hasil PKM ini. Karena itu, penulis berharap semoga PKM ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi kita semua.
Penulis juga menyadari PKM masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis memerlukan kritik dan saran perbaikan dari pembaca untuk penyempurnaan PKM ini. Semoga PKM yang penulis buat ini dapat membentuk penulis mencapai kehidupan yang lebih baik lagi.


                                                                                   Purwokerto,              September
                                   

                                                                                  Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A.     LATAR BELAKANG MASALAH
 Anak muda zaman sekarang tidak lepas dari yang namanya jajanan. Jajanan sudah menjadi makanan ringan sehari-hari dan telah menjadi budaya masyarakat. Jajanan sekarang, kebanyakan masih belum memenuhi kriteria gizi yang baik. Padahal, menurut Zulaikhah (2005) dalam jurnal Kandungan Gizi Jamur Tiram dikettahui bahwa jajanan yang baik dapat memberikan asupan energi (22.5%), protein (35,6%), Fe(42,1%), vitamin A (31,3%), dan vitamin C (37,3%).
            Ada macam-macam bahan yang dapat diolah sebagai jajanan, antara lain yang berasal dari hewan dan nabati. Sebagian besar jajanan diolah dari bahan hewani, padahal sebagian bahan dari hewani mengandung kolestrol , sehingga berpengaruh buruk bagi kesehatan. Pengolahan jajanan sebagian besar menggunakan minyak goreng/digoreng, sehingga menambah resiko kolestrol tinggi. Tidak demikian dengan bahan nabati, bahan yang berasal dari nabati hampir tidak ada yang mengandung kolestrol sehingga aman dikonsumsi oleh tubuh.
Masyarakat yang mengonsumsi jajanan dipasaran dapat dikatakan tidak stabil, hal tersebut dikarenakan belum banyaknya inovasi jajanan baru yang sehat, sehingga masyarakat terasa bosan dan beralih ke makanan berat. Hal inilah yang akan membuat peluang pasar jajanan-jajanan sehat yang berinovasi baru terbuka lebar. Salah satu cara yang dapat mengalihkan perhatian masyarakat adalah membuat jajanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, tetapi harganya dapat dijangkau masyarakat dengan pengolahan dan pengemasan yang sehat.
Tumbuhan suweg adalah jenis tanaman pangan yang termasuk ke dalam anggota marga Armorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa (A. Titanium) dan iles iles (A. Muelleri ).  Tumbuhan suweg berupa herba dengan perawakan tegak yang biasanya memiliki tinggi lebih dari 5 cm yang terdiri dari batang dan daun, sedang umbinya berada di dalam tanah. Tumbuhan ini memiliki umbi yang beratnya bisa mencapai 4 kg atau lebih.. Di Indonesia sendiri, suweg hampir bisa dijumpai di seluruh Indonesia yang tersebar mulai dari tepi pantai sampai pegunungan di atas 1000 m di atas permukaan laut.
Tanaman suweg  memiliki banyak kegunaan mulai dari daun sampai umbinya. Untuk saat ini batang dan daun suweg biasa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Umbi suweg dapat digunakan sebagai makanan cemilan yang dikonsumsi secara langsung setelah melalui proses perebusan. Talas mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga digunakan sebagai alternatif sumber energi bagi tubuh.
Melalui produksi makanan cemilan berupa gethuk yang terbuat dari suweg ini akan menambah variasi jenis makanan cemilan dari daerah Purwokerto yang memang sebelumnya sudah terkenal sebagai kota penghasil gethuk. Selain itu, dengan penambahan aneka rasa buah-buahan pada gethuk tersebut akan meningkatkan daya tarik peminat dan daya jual gethuk suweg ini.
B.  PERUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang akan dibahas adalah:
1. Bagaimana mengolah suweg menjadi Gelis Asa yang bernilai jual dan bergizi tinggi ?
2. Bagaimana memperkenalkan .Gelis Asa yang belum begitu populer kepada masyarakat Purwokerto ?
C.  TUJUAN
Tujuan dari program ini adalah sebagai berikut:
1. Menghasilkan gethuk suweg yang bernilai jual dan bergizi tinggi.
2. Mengoptimalkan manfaat dari suweg yang selama ini belum begitu bervariasi dalam
penyajiannya.
3. Menghasilkan sebuah camilan berupa gethuk suweg dengan aneka rasa yang bergizi
tinggi.
4. Meningkatkan daya kreativitas dan jiwa kewirausaan mahasiswa.
5. Membuka peluang usaha baru di bidang kuliner.
6. Meningkatkan pendapatan mahasiswa.
D.    LUARAN YANG DIHARAPKAN
Keluaran yang kami harapkan dari PKMK ini adalah sebagai berikut:
1. Menghasilkan cemilan baru berupa gethuk suweg beraneka rasa yang sebelumnya kurang diketahui sehingga mampu menjadi alternatif cemilan baru dikalangan masyarakat Purwokerto.
2. Produk makanan yang akan menginspirasi para produsen makanan untuk menciptakan produk baru yang sebelumnya kurang begitu dikenal.
E.      KEGUNAAN PROGRAM
Kegunaan program kreatifitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan kami adalah:
1. Menumbuh kembangkan daya kreatifitas mahasiswa.
2. Membuka peluang usaha baru.
3. Menambah keberagaman jenis oleh – oleh masyarakat Purwokerto
4. Meningkatkan produksi suweg khususnya dalam sektor pertanian Purwokerto.
5. Melatih kerjasama kelompok agar bisa menjadi tim dalam mengelola sebuah usaha














BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Rencana usaha ini awalnya memiliki tujuan yang baik untuk masa depan kami. Tujuannya selain ingin mendapat keuntungan dan tambahan uang saku, usaha ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua kita sehingga tidak perlu membiayai uang saku, lalu ingin memperbaiki kondisi gizi masyarakat di Purwokerto lewat jajanan ini, karena secara manusiawi, masyarakat Purwokerto memiliki tingkat ketertarikan tinggi akan suatu inovasi jajanan.

1.  Sumber Bahan Baku
Dalam pendirian usaha ini, sumber bahan baku utama adalah umbi suweg . Umbi suweg  mudah ditemukan karena tanamannya mudah tumbuh dimana saja sehingga dalam pengembangan usaha ini kita tidak akan mengalami kesulitan untuk mencari sumber bahan bakunya.
2. Product (Produk)
Produk ini merupakan pengembangan dari pengolahan umbi suweg sebagai bahan pangan alternatif. Keunggulan yang dimiliki produk ini adalah mengangkat keunggulan suweg sebagai sumber nabati serta karbohidrat yang lebih mudah dicerna dan lebih murah. “Gelis Asa” memiliki beberapa variasi rasa,yaitu:
a. .Gelis Asa Original
  gethuk suweg dengan rasa original
b. Gelis Asa rasa coklat
  gethuk suweg dengan isian coklat
c. Gelis Asa rasa pisang
  gethuk suweg dengan isian pisang
d. Gelis Asa rasa keju
  gethuk suweg dengan isian keju


3. Price (Harga)
Gethuk Suweg  ini dijual dengan harga Rp 10000 per porsi. Penentuan harga Rp 10000 per porsi dengan pertimbangan bahwa sasaran utama produk gethuk ini adalah mahasiswa dan masyarakat kalangan menengah ke bawah, sehingga harga jual yang tidak terlalu tinggi akan membantu memperlancar proses penjualan. Harga tersebut juga ditentukan berdasarkan perhitungan dengan biaya produksi “Gelis Asa” sehingga telah diperhitungkan besarnya nilai keuntungan yang akan diperoleh.
4.Promotion (Promosi)
Secara umum, dalam memasarkan produk yang baru, maka sektor promosi merupakan hal yang sangat penting untuk kami perhatikan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan produk kami yaitu:  
a. Penyebaran Informasi secara langsung
           Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok “Gelis Asa” dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian dimulai pada teman-teman kami. Dengan begitu, diharapkan dapat memberi kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu, diharapkan konsumen akan dapat menyebarkan keunggulan produk kami kepada lebih banyak orang.
b. Pemberian Informasi secara tidak langsung
           Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, penempelan poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner produk “Gelis Asa” akan menggambarkan keunggulan produk kami dalam media promosi tersebut yang secara otomatis juga akan menyertakan nomor telepon untuk memudahkan konsumen yang akan meminta pesanan.
c. Melalui sarana teknologi dan informasi
          Semakin berkembangnya teknologi, fasilitas internet semakin mudah didapatkan.  Jadi sudah hal yang lumrah jika memanfaatkan internet sebagia media promosi. Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Selain itu promosi juga dapat dilakukan melalui blog.
BAB III
METODE PELAKSANAAN PROGAM
1. Pra Produksi
  1. Tahap Perencanaan
  •  Hal pertama yang dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu survey pasar yang dilakukan sebagai langkah awal dalam memulai sebuah usaha. Tujuan dilakukannya survei  adalah untuk mengetahui kondisi pasar, minat konsumen, dan perencanaan inovasi lebih lanjut.
  • Hal kedua yang perlu dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu melakukan studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan ini memiliki prospek yang menguntungkan dan memiliki prospek jangka panjang.
  1. Tahap Persiapan
  • Persiapan yang perlu dilakukan adalah meliputi persiapan dalam pemilihan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi.
  • Persiapan dan pengadaan  bahan baku serta bumbu-bumbu untuk langkah awal memulai suatu usaha. Persiapan bahan baku yang lengkap akan memudahkan saat proses produksi seuatu usaha.
  1. Tahap Pengadaan Produk
  • Pembuatan sampel barang diperlukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kualitas suatu produk sebelum nantinya dipasarkan dalam jumlah besar. Dalam pembuatan tester, hal yang perlu dilaksanakan untuk mengetahui cita rasa produk, pengemasan produk, takaran produk per sajian serta penampilan produk. Sampel yang telah dibuat kemudian dibuat sebagai acuan untuk mengenali selera masyarakat dan dapat dijadikan sebagai tolok ukur produk yang bagaimana yang sesuai dengan selera masyarakat.
2. Produksi
  1. Tahap pelaksanaan kegiatan
  • Proses produksi merupakan kegiatan inti dari aktivitas wirausaha, kegiatan produksi memiliki beberapa tahapan, tahapapn tersebut meliputi persiapan bahan baku, kegiatan pengolahan  dan pembuatan produk, pengemasan, dan juga pemasaran kepada konsumen
  • Salah satu kegiatan produksi adalah pemasaran. Pemasaran merupakan kegiatan yang sangat penting karena dengan pemasaran, produk yang dihasilkan dapat dipasarkan kepada konsumen. Pemasaran dapat dikatakan berhasil ketika terdapat suatu strategi pemasaran yang efektif dan menarik konsumen, misalnya melalui mekanisme penentuan segmentasi pasar dan pemasaran melalui media-media sosial yang atraktif dan dapat menarik konsumen. Pemasaran juga harus memperhatikan segmentasi konsumen dan segmentasi lokasi pemasaran, kegiatan promosi dan kegiatan perluasan usaha atau pangsa pasar.
  • Promosi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenalkan produk kepada konsumen. Hal ini dilakukan dengan membuat pamflet-pamflet yang di design  dengan sedemikian rupa dan berisi informasi tentang gambaran produk, penawaran barang dan harga,  cara pemesanan, diskon yang diberikan kepada pelanggan serta mengenai lokasi penjualan produk. Sasaran pamflet  ini adalah tempat-tempat umum yang potensial untuk dikunjungi banyak orang, seperti pasar, alun-alun kota, kantor-kantor pemerintah, lembaga pendidikan, dan pada tempat-tempat strategis misalnya di daerah perempatan atau pertigaan jalan raya yang sering dilalui oleh banyak orang.
3. Pasca Produksi
  1. Tahap pelaporan
  • Tahapan akhir yang dilakukan adalah kegiatan pelaporan yang berada pada tahap pasca produksi. Tahap pelaporan berisikan laporan data kegiatan mulai dari tahap pasca produksi dan tahap produksi dengan durasi waktu tertentu. Tahap pelaporan ditujukan untuk mengetahui rangkaian kegiatan usaha dan keuntungan yang didapat, sehingga diperoleh data yang akurat sebagai bahan evaluasi.
4. Manajemen Organisasi



I. Jadwal Pelaksana Kegiatan
Kegiatan  PKM ini direncanakan berlangsung 4 bulan. Rencana program ini tertera pada tabel dibawah ini :
No
Pelaksanaan Kegiatan
Bulan ke I
Bulan ke II
Bulan ke III
Bulan
 Ke IV


1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Perencanaan
















2
Survey Bahan Baku
















3
Pelatihan dan Praktek
















4
Publikasi dan promosi
















5
Produksi
















6
Pemasaran
















7
Evaluasi
















8
Pembuatan Laporan




















2. Analisis Ekonomi
Secara sederhana, bisnis ini dapat dihitung dengan cara :
3. Biaya investasi peralatan
Alat
Jumlah
Harga per alat
Total Harga
Cangkul
1 Buah
Rp    30.000
Rp   30.000
Golok
1 buah
Rp    25.000
Rp   25.000
Wajan
1 buah
Rp    25.000
Rp   25.000
Pisau
2 buah
Rp    10.000
Rp   20.000
Spatula (kayu)
1 buah
Rp    10.000
Rp   10.000
Sarung tangan plastik
4 buah
Rp     3.000
Rp   12.000
Baskom
3 buah
Rp     7.000
Rp   21.000
Kompor Gas
1 buah
Rp 250.000
Rp  250.000
Jumlah
Rp 393.000

Peralatan dapat digunakan minimal tiga tahun. Jika satu minggu produksi dilakukan tiga kali, maka dalam tiga tahun sebanyak = 3 x 4 minggu x 36 bulan = 432 kali produksi. Sehingga biaya investasi adalah Rp393.000 : 432 = Rp 909,7 per satu kali produksi di bulatkan menjadi Rp 1000,-
4. Biaya operasional

Jumlah
Harga per satuan
Total Harga
Umbi suweg
6 kg
Rp   3.000
Rp  18.000
Coklat, keju, pisang
3 kotak
Rp   5.000
Rp   15.000
Kotak Pembungkus
40 kotak
Rp   1.000
Rp   40.000
Gula Jawa
4 kg
Rp 10.000
Rp   40.000
Garam
1 bungkus
Rp   1.000
Rp     1.000
Jumlah
Rp 124.000

Dari komposisi bahan tersebut dapat diperoleh 40 kotak (setiap kotak berisi 20 gethuk. Harga dasar penjualan gethuk kaya rasa ini adalah Rp 10.000 per kotak.  Jadi hasil penjualan 40 x Rp 10.000 = Rp 400.000,-. Secara sederhana, modal kerja per produksi adalah (biaya investasi + biaya operasional) = Rp 1.000 + Rp 124.000 = Rp 125.000,- Keuntungan dalam setiap produksi adalah Penjualan – modal kerja = Rp 400.000 – Rp 125.000 = Rp. 275.000
5. Adapun alat-alat yang akan digunakan antara lain:
5. 1 Peralatan umum
a. Cangkul
b. Golok
c. lesung
d. Panci
e. Wajan
f. Pisau
g. Spatula
5.2 Bahan baku
a. Umbi Suweg
b. Gula merah
c. Coklat, Keju, Pisang untuk isian gethuk
5.3 Proses pembuatan GELIS ASA (Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa) adalah sebagai berikut :
a. Kupas suweg terlebih dahulu.
b. Cuci suweg yang telah dikupas hingga bersih dan direndam airpanas garam .
c. Potong potong suweg ukuran bebas
d. Siapkan panci dengan di isi air dan taruh alas di atasnya
e. Masukan suweg kedalam panci
f. Tunggu sampai matang lalu di angkat
g. Masukan suweg dalam lesung dan tumbuk sampai halus
h. Secara bersamaan masukan gula merah
i.setelah halus lalu diangkat
j. Bentuk bulat bulat dan isi dengan keju, coklat atau pisang
k. Taburi tepung beras lalu goreng hingga matang
l. Gethuk suweg siap di sajikan
6.  Promosi dan Penjualan
Adapun untuk pengenalan produk ini kepada masyarakat kami awali di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman yaitu dengan memberi sampel produk Gelis Asa kepada mahasiswa di sekitar kampus, selanjutnya kami akan menitipkan produk ini di kantin – kantin sekitar kampus. Kami juga akan menawarkan produk ini kepada konsumen – konsumen yang ditemui oleh kami selaku pelaku usaha dimanapun berada atau didekat tempat produksi. Produk ini juga akan dipublikasikan menggunakan leaflet bahwa kami menerima pesanan, memasang iklan produk di koran wilayah setempat, penyebaran brosur ke masyarakat luas, dan informasi dari mulut ke mulut

















BAB IV
PENUTUP
1.  KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa umbi suweg dapat dibuat menjadi gethuk suweg aneka rasa (Gelis Asa) yang bernilai jual dan bergizi tinggi. Selain itu dengan di manfaatkan umbi suweg ini menjadi gethuk akan mengoptimalkan manfaat suweg yang selama ini belum begitu bervariasi.
Dari hal ini, dapat kita lihat dan simpulkan bahwa  dengan membuat gethuk suweg ini juga dapat menumbuh kembangkan daya kreatifitas mahasiswa, membuka peluang usaha baru serta menambah keberagaman jenis oleh oleh masyarakat Purwokerto. Dengan dibukanya usaha ini, kita juga dapat memperoleh sebuah team work atau kerjasama yang baik bagi setiap anggota kelompok.
2. SARAN
   1. Olahan umbi suweg menjadi gethuk memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi salah satu usaha di bidang makanan
   2. Perlu adanya bantuan dan pengarahan sehubungan dengan pemasaran dan izin dari pemerintah setempat sehingga mampu mengakses pasar secara luas.
   3. Perlu adanya bantuan dari masyarakat berupa masukan sehingga dapat mempermudah pemasaran produk Gelis Asa (Gethuk LegIt Aneka Rasa)







DAFTAR PUSTAKA