USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
GELIS ASA (Gethuk LegIt
Suweg Aneka Rasa)
BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHA A N
Diusulkan oleh:
NILAWATI (F1B014003/2014)
PRAPTIKA DEWI UTAMI (F1B014016/2014)
LULU ATUN NAFISAH (F1A014039/2014)
TIKA NURJANAH (F1G014021/2014)
UNIVERSITAS NEGERI JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2014
PENGESAHAN
USULAN PKM-KEWIRAUSAHAAN
1. Judul Kegiatan : GELIS ASA
(Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa)
2. Bidang Kegiatan : PKM-K
3. Pelaksana Kegiatan
1. a. Nama Lengkap : Nilawati
b. NIM :
F1B014003
c. Jurusan :
Administrasi Negara
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
e. Alamat Rumah dan No
Tel./HP : Sinduraja RT/RW 03/03 Kaligondang, Kab. Purbalingga
f. Alamat email :
wnilaa@yahoo.co.id
2. a. Nama Lengkap : Lulu Atun Nafisah
b. NIM
: F1A014039
c. Jurusan :
Sosiologi
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
e. Alamat Rumah dan No
Tel./HP : Mergasana RT 01 RW 01 Kec. Kertanegara Kab. Purbalingga /
085640728409
f. Alamat email :
luluatunnafisah@yahoo.com
3. a. Nama Lengkap : Praptika Dewi Utami
b. NIM :
F1B014016
c. Jurusan :
Administrasi Negara
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Soedirman
e. Alamat Rumah dan No
Tel./HP : Sidamulya RT 03 RW 03 Kec.Karangpucung Kab. Cilacap /087719388250
f. Alamat email : praptikadewiutami@gmail.com
4. a. Nama Lengkap : Tika Nurjanah
b. NIM : F1G014021
c. Jurusan : Sastra Indonesia
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Jenderal Sudirman
e. Alamat Rumah dan No
Tel./HP : Karangmoncol rt 3 rw 9 kec.karangmoncol Kab.purbalingga
f. Alamat email : tikanurjanah386@yahoo.co.id
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp ...............
b. Sumber lain (sebutkan . . . ) : Rp
...............
7. Jangka Waktu Pelaksanaan
: bulan
Menyetujui
Wakil/Pembantu Dekan atau Pelaksana Kegiatan
Ketua Jurusan/Departemen/Program Studi/
Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa
(__________________________) (_________________________)
NIP/NIK. NIM.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan/ Dosen Pendamping
Direktur Politeknik/
Ketua Sekolah Tinggi,
(__________________________)
(_________________________)
NIP/NIK. NIP/NIK.
KATA
PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan
hidayah-Nya kepada kita semua sehingga penulis dapat menyelesaikan Program
Kreatifitas Mahasiswa (PKM) ini, tepat pada waktunya.
Penulisan mengenai “Gelis Asa“ atau Gethuk LegIt Suweg Aneka
Rasa ini bertujuan untuk mengetahui mengembangkan
kreativitas mahasiswa dalam mengolah suweg menjadi camilan yang bercita rasa
dan bergizi tinggi.
Bantuan
dari berbagai pihak telah membantu penulis untuk dapat menyelesaikan PKM ini.
Pada kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati,
penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1. Tuhan
Yang Maha Esa
2. Dr.
Ir. H. Achamd Iqbal, M.Si selaku Rektor Unsoed
3.
Kedua orang tua penulis yang selalu memberikan doa dan
semangat.
4.
Teman-teman yang selalu membantu
penulis. Dan,
5.
Semua pihak yang telah memberikan semangat, masukan dan
dukungan kepada penulis secara materiil dan non-materiil.
PKM
ini di tulis guna di sajikan untuk mensukseskan Gerakan 1000 PKM yang di canangkan
oleh Universitas Negeri Jenderal Soedirman. Tentunya ada hal-hal yang ingin penulis berikan kepada
masyarakat dari hasil PKM ini. Karena itu, penulis berharap semoga PKM ini dapat
menjadi sesuatu yang berguna bagi kita semua.
Penulis
juga menyadari PKM masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu,
penulis memerlukan kritik dan saran perbaikan dari pembaca untuk penyempurnaan PKM ini. Semoga PKM yang penulis buat ini dapat membentuk penulis mencapai
kehidupan yang lebih baik lagi.
Purwokerto, September
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG MASALAH
Anak muda zaman sekarang tidak lepas dari yang
namanya jajanan. Jajanan sudah menjadi makanan ringan sehari-hari dan telah
menjadi budaya masyarakat. Jajanan sekarang, kebanyakan masih belum memenuhi
kriteria gizi yang baik. Padahal, menurut Zulaikhah (2005) dalam jurnal
Kandungan Gizi Jamur Tiram dikettahui bahwa jajanan yang baik dapat memberikan
asupan energi (22.5%), protein (35,6%), Fe(42,1%), vitamin A (31,3%), dan
vitamin C (37,3%).
Ada macam-macam bahan yang dapat diolah sebagai jajanan, antara lain yang
berasal dari hewan dan nabati. Sebagian besar jajanan diolah dari bahan hewani,
padahal sebagian bahan dari hewani mengandung kolestrol , sehingga berpengaruh
buruk bagi kesehatan. Pengolahan jajanan sebagian besar menggunakan minyak
goreng/digoreng, sehingga menambah resiko kolestrol tinggi. Tidak demikian
dengan bahan nabati, bahan yang berasal dari nabati hampir tidak ada yang
mengandung kolestrol sehingga aman dikonsumsi oleh tubuh.
Masyarakat
yang mengonsumsi jajanan dipasaran dapat dikatakan tidak stabil, hal tersebut
dikarenakan belum banyaknya inovasi jajanan baru yang sehat, sehingga
masyarakat terasa bosan dan beralih ke makanan berat. Hal inilah yang akan
membuat peluang pasar jajanan-jajanan sehat yang berinovasi baru terbuka lebar.
Salah satu cara yang dapat mengalihkan perhatian masyarakat adalah membuat
jajanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, tetapi harganya dapat dijangkau
masyarakat dengan pengolahan dan pengemasan yang sehat.
Tumbuhan suweg adalah jenis tanaman pangan yang
termasuk ke dalam anggota marga Armorphophallus dan masih berkerabat dekat
dengan bunga bangkai raksasa (A. Titanium) dan iles iles (A. Muelleri ). Tumbuhan suweg berupa herba dengan perawakan
tegak yang biasanya memiliki tinggi lebih dari 5 cm yang terdiri dari batang
dan daun, sedang umbinya berada di dalam tanah. Tumbuhan ini memiliki umbi yang
beratnya bisa mencapai 4 kg atau lebih.. Di Indonesia sendiri, suweg hampir
bisa dijumpai di seluruh Indonesia yang tersebar mulai dari tepi pantai sampai
pegunungan di atas 1000 m di atas permukaan laut.
Tanaman suweg memiliki banyak kegunaan mulai dari daun
sampai umbinya. Untuk saat ini batang dan daun suweg biasa dimanfaatkan sebagai
pakan ternak. Umbi suweg dapat digunakan sebagai makanan cemilan yang
dikonsumsi secara langsung setelah melalui proses perebusan. Talas mengandung
karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga digunakan sebagai alternatif sumber
energi bagi tubuh.
Melalui produksi makanan cemilan
berupa gethuk yang terbuat dari suweg ini akan menambah variasi jenis makanan
cemilan dari daerah Purwokerto yang memang sebelumnya sudah terkenal sebagai
kota penghasil gethuk. Selain itu, dengan penambahan aneka rasa buah-buahan
pada gethuk tersebut akan meningkatkan daya tarik peminat dan daya jual gethuk
suweg ini.
B. PERUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang akan dibahas adalah:
Rumusan masalah yang akan dibahas adalah:
1. Bagaimana
mengolah suweg menjadi Gelis Asa yang bernilai jual dan bergizi tinggi ?
2. Bagaimana memperkenalkan .Gelis Asa yang belum begitu populer kepada masyarakat Purwokerto ?
2. Bagaimana memperkenalkan .Gelis Asa yang belum begitu populer kepada masyarakat Purwokerto ?
C. TUJUAN
Tujuan dari program ini adalah sebagai berikut:
Tujuan dari program ini adalah sebagai berikut:
1.
Menghasilkan gethuk suweg yang bernilai jual dan bergizi tinggi.
2.
Mengoptimalkan manfaat dari suweg yang selama ini belum begitu bervariasi dalam
penyajiannya.
3.
Menghasilkan sebuah camilan berupa gethuk suweg dengan aneka rasa yang bergizi
tinggi.
4.
Meningkatkan daya kreativitas dan jiwa kewirausaan mahasiswa.
5. Membuka
peluang usaha baru di bidang kuliner.
6. Meningkatkan
pendapatan mahasiswa.
D.
LUARAN YANG
DIHARAPKAN
Keluaran
yang kami harapkan dari PKMK ini adalah sebagai berikut:
1. Menghasilkan cemilan baru berupa gethuk suweg beraneka rasa yang sebelumnya kurang diketahui sehingga mampu menjadi alternatif cemilan baru dikalangan masyarakat Purwokerto.
1. Menghasilkan cemilan baru berupa gethuk suweg beraneka rasa yang sebelumnya kurang diketahui sehingga mampu menjadi alternatif cemilan baru dikalangan masyarakat Purwokerto.
2. Produk
makanan yang akan menginspirasi para produsen makanan untuk menciptakan produk
baru yang sebelumnya kurang begitu dikenal.
E.
KEGUNAAN PROGRAM
Kegunaan program kreatifitas
mahasiswa dalam bidang kewirausahaan kami adalah:
1. Menumbuh kembangkan daya kreatifitas mahasiswa.
1. Menumbuh kembangkan daya kreatifitas mahasiswa.
2. Membuka peluang usaha baru.
3. Menambah keberagaman jenis oleh –
oleh masyarakat Purwokerto
4. Meningkatkan produksi suweg
khususnya dalam sektor pertanian Purwokerto.
5. Melatih kerjasama kelompok agar bisa menjadi tim
dalam mengelola sebuah usaha
BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Rencana usaha ini awalnya memiliki tujuan yang baik
untuk masa depan kami. Tujuannya selain ingin mendapat keuntungan dan tambahan
uang saku, usaha ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua kita sehingga
tidak perlu membiayai uang saku, lalu ingin memperbaiki kondisi gizi masyarakat
di Purwokerto lewat jajanan ini, karena secara manusiawi, masyarakat Purwokerto
memiliki tingkat ketertarikan tinggi akan suatu inovasi jajanan.
1. Sumber Bahan Baku
Dalam pendirian usaha ini, sumber
bahan baku utama adalah umbi suweg . Umbi suweg
mudah ditemukan karena tanamannya mudah tumbuh dimana saja sehingga
dalam pengembangan usaha ini kita tidak akan mengalami kesulitan untuk mencari
sumber bahan bakunya.
2. Product (Produk)
Produk ini merupakan pengembangan
dari pengolahan umbi suweg sebagai bahan pangan alternatif. Keunggulan yang
dimiliki produk ini adalah mengangkat keunggulan suweg sebagai sumber nabati
serta karbohidrat yang lebih mudah dicerna dan lebih murah. “Gelis Asa” memiliki
beberapa variasi rasa,yaitu:
a. .Gelis Asa Original
gethuk suweg dengan rasa original
b. Gelis Asa rasa coklat
gethuk suweg dengan isian coklat
c. Gelis Asa rasa pisang
gethuk suweg dengan isian pisang
d. Gelis Asa rasa keju
gethuk suweg dengan isian keju
3. Price (Harga)
Gethuk
Suweg ini dijual dengan harga Rp 10000
per porsi. Penentuan harga Rp 10000 per porsi dengan pertimbangan bahwa sasaran
utama produk gethuk ini adalah mahasiswa dan masyarakat kalangan menengah ke
bawah, sehingga harga jual yang tidak terlalu tinggi akan membantu memperlancar
proses penjualan. Harga tersebut juga ditentukan berdasarkan perhitungan dengan
biaya produksi “Gelis Asa” sehingga telah diperhitungkan besarnya nilai
keuntungan yang akan diperoleh.
4.Promotion (Promosi)
Secara umum, dalam memasarkan produk
yang baru, maka sektor promosi merupakan hal yang sangat penting untuk kami
perhatikan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan produk kami yaitu:
a. Penyebaran Informasi secara langsung
Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok “Gelis
Asa” dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian
dimulai pada teman-teman kami. Dengan begitu, diharapkan dapat memberi
kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu, diharapkan konsumen akan
dapat menyebarkan keunggulan produk kami kepada lebih banyak orang.
b. Pemberian Informasi secara tidak langsung
Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk
kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, penempelan poster,
pemasangan spanduk, dan pemasangan banner produk “Gelis Asa” akan
menggambarkan keunggulan produk kami dalam media promosi tersebut yang secara
otomatis juga akan menyertakan nomor telepon untuk memudahkan konsumen yang
akan meminta pesanan.
c. Melalui sarana teknologi dan informasi
Semakin berkembangnya teknologi, fasilitas internet semakin mudah didapatkan.
Jadi sudah hal yang lumrah jika memanfaatkan internet sebagia media
promosi. Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook dan
twitter. Selain itu promosi juga dapat dilakukan melalui blog.
BAB III
METODE PELAKSANAAN PROGAM
1. Pra Produksi
- Tahap Perencanaan
- Hal pertama yang dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu survey pasar yang dilakukan sebagai langkah awal dalam memulai sebuah usaha. Tujuan dilakukannya survei adalah untuk mengetahui kondisi pasar, minat konsumen, dan perencanaan inovasi lebih lanjut.
- Hal kedua yang perlu dilakukan pada saat tahap perencanaan yaitu melakukan studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan ini memiliki prospek yang menguntungkan dan memiliki prospek jangka panjang.
- Tahap Persiapan
- Persiapan yang perlu dilakukan adalah meliputi persiapan dalam pemilihan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi.
- Persiapan dan pengadaan bahan baku serta bumbu-bumbu untuk langkah awal memulai suatu usaha. Persiapan bahan baku yang lengkap akan memudahkan saat proses produksi seuatu usaha.
- Tahap Pengadaan Produk
- Pembuatan sampel barang diperlukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kualitas suatu produk sebelum nantinya dipasarkan dalam jumlah besar. Dalam pembuatan tester, hal yang perlu dilaksanakan untuk mengetahui cita rasa produk, pengemasan produk, takaran produk per sajian serta penampilan produk. Sampel yang telah dibuat kemudian dibuat sebagai acuan untuk mengenali selera masyarakat dan dapat dijadikan sebagai tolok ukur produk yang bagaimana yang sesuai dengan selera masyarakat.
2. Produksi
- Tahap pelaksanaan kegiatan
- Proses produksi merupakan kegiatan inti dari aktivitas wirausaha, kegiatan produksi memiliki beberapa tahapan, tahapapn tersebut meliputi persiapan bahan baku, kegiatan pengolahan dan pembuatan produk, pengemasan, dan juga pemasaran kepada konsumen
- Salah satu kegiatan produksi adalah pemasaran. Pemasaran merupakan kegiatan yang sangat penting karena dengan pemasaran, produk yang dihasilkan dapat dipasarkan kepada konsumen. Pemasaran dapat dikatakan berhasil ketika terdapat suatu strategi pemasaran yang efektif dan menarik konsumen, misalnya melalui mekanisme penentuan segmentasi pasar dan pemasaran melalui media-media sosial yang atraktif dan dapat menarik konsumen. Pemasaran juga harus memperhatikan segmentasi konsumen dan segmentasi lokasi pemasaran, kegiatan promosi dan kegiatan perluasan usaha atau pangsa pasar.
- Promosi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenalkan produk kepada konsumen. Hal ini dilakukan dengan membuat pamflet-pamflet yang di design dengan sedemikian rupa dan berisi informasi tentang gambaran produk, penawaran barang dan harga, cara pemesanan, diskon yang diberikan kepada pelanggan serta mengenai lokasi penjualan produk. Sasaran pamflet ini adalah tempat-tempat umum yang potensial untuk dikunjungi banyak orang, seperti pasar, alun-alun kota, kantor-kantor pemerintah, lembaga pendidikan, dan pada tempat-tempat strategis misalnya di daerah perempatan atau pertigaan jalan raya yang sering dilalui oleh banyak orang.
3. Pasca Produksi
- Tahap pelaporan
- Tahapan akhir yang dilakukan adalah kegiatan pelaporan yang berada pada tahap pasca produksi. Tahap pelaporan berisikan laporan data kegiatan mulai dari tahap pasca produksi dan tahap produksi dengan durasi waktu tertentu. Tahap pelaporan ditujukan untuk mengetahui rangkaian kegiatan usaha dan keuntungan yang didapat, sehingga diperoleh data yang akurat sebagai bahan evaluasi.
4. Manajemen Organisasi
I. Jadwal Pelaksana Kegiatan
Kegiatan PKM ini direncanakan berlangsung
4 bulan. Rencana program ini tertera pada tabel dibawah ini :
|
No
|
Pelaksanaan Kegiatan
|
Bulan ke I
|
Bulan ke II
|
Bulan ke III
|
Bulan
Ke IV
|
||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1
|
Perencanaan
|
||||||||||||||||
|
2
|
Survey
Bahan Baku
|
||||||||||||||||
|
3
|
Pelatihan
dan Praktek
|
||||||||||||||||
|
4
|
Publikasi
dan promosi
|
||||||||||||||||
|
5
|
Produksi
|
||||||||||||||||
|
6
|
Pemasaran
|
||||||||||||||||
|
7
|
Evaluasi
|
||||||||||||||||
|
8
|
Pembuatan
Laporan
|
||||||||||||||||
2. Analisis
Ekonomi
Secara sederhana, bisnis ini dapat dihitung dengan cara :
Secara sederhana, bisnis ini dapat dihitung dengan cara :
3. Biaya investasi peralatan
|
Alat
|
Jumlah
|
Harga per
alat
|
Total Harga
|
|
Cangkul
|
1 Buah
|
Rp 30.000
|
Rp 30.000
|
|
Golok
|
1 buah
|
Rp 25.000
|
Rp 25.000
|
|
Wajan
|
1 buah
|
Rp 25.000
|
Rp 25.000
|
|
Pisau
|
2 buah
|
Rp 10.000
|
Rp 20.000
|
|
Spatula
(kayu)
|
1 buah
|
Rp 10.000
|
Rp 10.000
|
|
Sarung
tangan plastik
|
4 buah
|
Rp 3.000
|
Rp 12.000
|
|
Baskom
|
3 buah
|
Rp 7.000
|
Rp 21.000
|
|
Kompor Gas
|
1 buah
|
Rp 250.000
|
Rp 250.000
|
|
Jumlah
|
Rp 393.000
|
||
Peralatan dapat digunakan minimal tiga tahun. Jika satu minggu produksi dilakukan tiga kali, maka dalam tiga tahun sebanyak = 3 x 4 minggu x 36 bulan = 432 kali produksi. Sehingga biaya investasi adalah Rp393.000 : 432 = Rp 909,7 per satu kali produksi di bulatkan menjadi Rp 1000,-
4. Biaya
operasional
|
Jumlah
|
Harga per satuan
|
Total
Harga
|
|
|
Umbi suweg
|
6 kg
|
Rp 3.000
|
Rp 18.000
|
|
Coklat,
keju, pisang
|
3 kotak
|
Rp 5.000
|
Rp 15.000
|
|
Kotak
Pembungkus
|
40 kotak
|
Rp 1.000
|
Rp 40.000
|
|
Gula Jawa
|
4 kg
|
Rp 10.000
|
Rp 40.000
|
|
Garam
|
1 bungkus
|
Rp 1.000
|
Rp 1.000
|
|
Jumlah
|
Rp 124.000
|
||
Dari komposisi bahan tersebut dapat diperoleh 40 kotak
(setiap kotak berisi 20 gethuk. Harga dasar penjualan gethuk kaya rasa ini adalah
Rp 10.000 per kotak. Jadi hasil
penjualan 40 x Rp 10.000 = Rp 400.000,-. Secara sederhana, modal kerja per
produksi adalah (biaya investasi + biaya operasional) = Rp 1.000 + Rp 124.000 =
Rp 125.000,- Keuntungan dalam setiap produksi adalah Penjualan – modal kerja =
Rp 400.000 – Rp 125.000 = Rp. 275.000
5. Adapun alat-alat yang akan
digunakan antara lain:
5. 1 Peralatan umum
a. Cangkul
b. Golok
c. lesung
d. Panci
e. Wajan
f. Pisau
g. Spatula
5.2 Bahan baku
a. Umbi Suweg
b. Gula merah
c. Coklat, Keju, Pisang untuk isian
gethuk
5.3 Proses pembuatan GELIS ASA
(Gethuk LegIt Suweg Aneka Rasa) adalah sebagai berikut :
a. Kupas suweg terlebih dahulu.
b. Cuci suweg yang telah dikupas
hingga bersih dan direndam airpanas garam .
c. Potong potong suweg ukuran bebas
d. Siapkan panci dengan di isi air
dan taruh alas di atasnya
e. Masukan suweg kedalam panci
f. Tunggu sampai matang lalu di
angkat
g. Masukan suweg dalam lesung dan
tumbuk sampai halus
h. Secara bersamaan masukan gula
merah
i.setelah halus lalu diangkat
j. Bentuk bulat bulat dan isi dengan
keju, coklat atau pisang
k. Taburi tepung beras lalu goreng
hingga matang
l. Gethuk suweg siap di sajikan
6. Promosi dan
Penjualan
Adapun untuk pengenalan produk ini kepada masyarakat
kami awali di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman yaitu dengan
memberi sampel produk Gelis Asa kepada mahasiswa di sekitar kampus, selanjutnya
kami akan menitipkan produk ini di kantin – kantin sekitar kampus. Kami juga
akan menawarkan produk ini kepada konsumen – konsumen yang ditemui oleh kami
selaku pelaku usaha dimanapun berada atau didekat tempat produksi. Produk ini
juga akan dipublikasikan menggunakan leaflet bahwa kami menerima pesanan,
memasang iklan produk di koran wilayah setempat, penyebaran brosur ke
masyarakat luas, dan informasi dari mulut ke mulut
BAB IV
PENUTUP
1.
KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat kita
simpulkan bahwa umbi suweg dapat dibuat menjadi gethuk suweg aneka rasa (Gelis
Asa) yang bernilai jual dan bergizi tinggi. Selain itu dengan di manfaatkan
umbi suweg ini menjadi gethuk akan mengoptimalkan manfaat suweg yang selama ini
belum begitu bervariasi.
Dari hal ini, dapat kita lihat dan
simpulkan bahwa dengan membuat gethuk
suweg ini juga dapat menumbuh kembangkan daya kreatifitas mahasiswa, membuka
peluang usaha baru serta menambah keberagaman jenis oleh oleh masyarakat Purwokerto.
Dengan dibukanya usaha ini, kita juga dapat memperoleh sebuah team work atau
kerjasama yang baik bagi setiap anggota kelompok.
2.
SARAN
1.
Olahan umbi suweg menjadi gethuk memiliki peluang besar untuk dikembangkan
menjadi salah satu usaha di bidang makanan
2.
Perlu adanya bantuan dan pengarahan sehubungan dengan pemasaran dan izin dari
pemerintah setempat sehingga mampu mengakses pasar secara luas.
3.
Perlu adanya bantuan dari masyarakat berupa masukan sehingga dapat mempermudah
pemasaran produk Gelis Asa (Gethuk LegIt Aneka Rasa)
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar