Rabu, 13 Mei 2015

mimpi untuk indonesia

TUGAS PAPER SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA
TENTANG IMPIAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA YANG LEBIH BAIK

Oleh :
Lulu Atun Nafisah
F1A014039


SOSIOLOGI KELAS A
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2015
Impianku untuk menyelaraskan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia
Indonesia adalah negeri yang kaya raya akan sumber daya manusia dan juga sumber daya alamnya. Indonesia termasuk negara yang penduduknya paling banyak, menduduki rating ke-3 di dunia. Tetapi disamping itu, tidak ada keselarasan antara sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Sumber daya alam melimpah di indonesia tetapi warga negara indonesia belum mampu untuk mengolahnya. Maka dari itu Indonesia perlu memiliki mimpi yang mampu membuat negara indonesia bangkit dari segala keterpurukan. Warga negara indonesia merupakan akar dari pembangkit Indonesia. Indonesia harus bisa menggugah hati para anak bangsa untuk kembali mengobarkan semangat demi kebangkitan indonesia.
Dari melimpahnya sumber daya alam di indonesia seharusnya masyarakat mampu mengolahnya, agar negara indonesia tidak selalu impor dari luar negeri. Di indonesia masih kekurangan alat ataupun keterampilan yang baik. Ide yang dimiliki negara luar lebih berilian dibandingkan negara kita ini.  Negara kita hanya menghasilkan bahan mentah tetapi untuk mengolahnya negara indonesia masih membutuhkan negara lain, atau bahkan bahan mentah itu di ekspor ke luar negeri.
Saya berharap Indonesia bisa memperbaiki segala keterpurukan.  Untuk mewujudkan harapan itu, saya bermimpi Indonesia mempunyai Sumber Daya Manusia yang luar biasa untuk bisa mengola sumber-sumber alam dengan sebaik-baiknya. Karena bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat. Sebab itu harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran serta kesejahteraan rakyat Indonesia.

Impianku untuk tempat wisata di Indonesia
Bukan hanya Sumber Daya Alam ataupun Sumber Daya Manusianya, tetapi keindahan alam Indonesia juga tidak dimanfaatkan dengan baik. Seperti yang telah saya amati di negara kita ini memiliki banyak tempat wisata ataupun tempat yeng pantas dijadikan wisata tetapi justru tidak diperhatikan. Jika tempat-tempat itu dimanfaatkan menjadi tempat wisata yang indah pasti akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke negara kita yang indah ini. Tetapi sayangnya banyak tempat-tempat indah yang tidak dijangkau oleh pemerintah. Jadi tempat tersebut hanya dijadikan wisata oleh masyarakat setempat. Saya bermimpi kedepanya Indonesiaku yang tercinta ini menjadi tempat wisata yang paling tekenal dan di favoritkan para tourist-tourist luar negeri.
Impian saya untuk pendidikan di Indonesia
Pendidikan di Indonesia merupakan tiang pancang kebudayaan dan pondasi utama untuk membangun peradaban bangsa. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan menentukan kualitas kesejahteraan lahir batin dan masa depan warganya. Oleh karena itu substansi pendidikan, materi pengajaran dan metodologi pembelajaran, serta manajemen pendidikan yang akuntabel susah seharusnya menjadi perhatian bagi para penyelenggara Negara. Terbukti bahwa seluruh bangsa yang berhasil mencapai tingkat kemajuan kebudayaan dan teknologi tinggi mesti disangga oleh kualitas pendidikan yang sangat kokoh. Namun eksistensi pendidikan yang ada di Indonesia pada saat ini masih menjadi permasalahan karena masih banyak anak bangsa yang belum mendapatkan pendidikan yang sebagaimana mestinya dan ada juga yang sama sekalipun belum pernah mencicipi bangku sekolah sama sekali contoh kecilnya saja anak yang terlantar hal ini sangat memperihatinkan. Sebenarnya mereka juga mempunyai hak yang sama seperti anak-anak yang sudah mendapat pendidikan yang layak seperti contoh anak orang kaya. Arah bangsa nantinya ada pada tangan mereka karena merekalah nantinya yang akan menjadi penerus perjuangan bangsa.
Pendidikan merupakan hak setiap warga negara, namun masih ada beberapa  dari mereka yang belum mendapatkan hak tersebut. Hingga saat ini, peluang terbesar untuk memperoleh akses pendidikan yang baik hanya anak orang kaya dan pintar. Dengan bermodalkan kemampuan ekonomi yang lebih dari cukup, didukung dengan kemampuan berpikir tinggi, menjadi faktor pendukung untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Mereka berpeluang besar memasuki sekolah-sekolah elit, berkualitas, berstandar nasional, bahkan internasional. Hal ini menciptakan lingkungan belajar-mengajar yang kondusif, karena ditunjang dengan kualitas anak didik yang punya daya pikir tinggi.  Selain itu, tersedianya sarana prasarana yang lengkap membantu untuk mewujudkan pendidikan yang mapan. Pada saatsekarang pendidikan yang ada di Indonesia berbentuk sistem pasar yaitu bagi mereka yang memiliki uang banyak maka mereka akan mendapatkan pendidikan yang layak.sebenarnya hal tersebut tidak boleh terjadi.
Ada beberapa hal yang membuat pendidikan di Indonesia semakin melenceng dari cita-cita bangsa. Pertama, kecenderungan pendidikan Indonesia yang semakin elitis dan tak terjangkau rakyat miskin. Dalam hal ini, pemerintah dituding membuat kebijakan yang diskriminatif sehingga menyulitkan rakyat kecil mengakses pendidikan. Kedua, lahirnya sistem pendidikan yang tidak memberdayakan. Dalam konteks ini, kebijakan yang dibentuk semata-mata untuk mendukung status quo dan memapankan kesenjangan sosial (Darmaningtyas, 2005, Pendidikan Rusak-Rusakan). Ketiga, kurangnya orientasi pendidikan terhadap pembangunan moral. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat realitas anak-anak yang bertindak amoral, sehingga sering dikatakan pendidikan minus budi pekerti. Telah dipahami oleh para pendidik bahwa misi pendidikan adalah mewariskan ilmu dari generasi ke generasi selanjutnya. Jangan sampai generasi itu terputuskan dengan begitu saja. Ilmu yang dimaksud antara lain: pengetahuan, tradisi, dan nilai-nilai budaya (keberadaban). Secara umum penularan ilmu tersebut telah di emban oleh orang-orang yang terbeban terhadap generasi selanjutnya. Mereka diwakili oleh orang yang punya visi kedepan, yaitu menjadikan generasi yang lebih baik dan beradab. Betapa sangat pentingnya pendidikan ini negara-negara yang majupun tentunya tidak akan terlepas dari peran pendidikan. Berbicara tentang pendidikan ini Dalam UUD pasal 31 ayat 1 dan 2 sudah jelas yaitu bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya, negara juga mempriorotaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD. Pertanyaanya, sudahkah semua anak bangsa mendapatkan haknya? Melihat fakta saat ini, di Indonesia setiap tahunnya lebih dari 1,5 juta anak sekolah tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dari urian permasalahan diatas, saya bermimpi pendidikan di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua masyarakat, entah itu golongan menengah keatas maupun kebawah. Karena pada dasarnya sudah jelas tertuang dalam undang-undang, bahwa pendidikan adalah HAM, yang terdapat dalam pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga negara mempunyai hak dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Diharapkan juga pendidikan indonesia memiliki suatu orientasi dimana pendidik mampu mentransformasikan pengetahuannya dan juga menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa, untuk menciptakan karakter pada diri siswa agar pendidikan mampu menciptakan lulusan yang tak berintelektual saja, namun dengan moral yang baik pula. Namun sekarang ini tak sedikit dari pendidik bangsa kita yang kurang mampu menguasai keilmuannya, tentang pengajaran penyampaian terhadap siswa. Untuk itu harapan saya pemerintah memberikan kesempatan kepada para pengajar untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi (strata lebih tiggi). Agar tenaga pendidik bangsa kita lebih baik dengan adanya strata lebih tinggi tersebut. Ketika pengajar kita sudah baik, maka akan menghasilkan lulusan yang baik pula, dan disertai dengan pemerataan fasilitas yang ada.



Referensi :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar